5 Bahan Dasar Sarapan Sehat untuk Diet

Salah satu hal yang membuat beberapa orang yang menjalani diet penurunan berat badan adalah memilih menu makanan yang tepat, baik untuk sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Namun, saat ini, sudah ada banyak pilihan menu sarapan sehat untuk diet yang siap untuk kamu coba, lho! Penasaran? Simak beberapa contoh menunya di bawah, ya!

1. Telur

Telur merupakan sumber pangan yang paling terkenal akan kandungan protein di dalamnya. Bagaimana tidak, dua butir telur besar memiliki kandungan protein 12 gram. Selain kaya akan protein, telur juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh, seperti riboflavin dan selenium.

Kandungan protein yang tinggi dalam telur bisa membuat nafsu makanmu cukup berkurang saat dikonsumsi ketika sarapan. Adanya manfaat dalam salah satu menu sarapan sehat untuk diet ini bisa memberikan dorongan untukmu agar serius untuk menurunkan berat badan secara bertahap.

Kamu bisa mengolah dan mengonsumsi dengan cara yang kamu sukai. Kamu bisa merebus telur, mengorak-arik, hingga diolah dengan cara lain yang tetap sehat. Selain itu, telur juga bisa kamu kombinasikan dengan sayuran favoritmu untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian.

2. Pisang

Buah satu ini merupakan buah yang tinggi serat tapi rendah kalori, lho! Karena hal itulah pisang menjadi alternatif menu sarapan sehat untuk diet penurunan berat badan yang bagus. Satu buah pisang dengan ukuran sedang memiliki lebih dari 100 kalori, tapi mengandung 3 gram serat makanan.

Serat bisa membantumu memperlambat pengosongan perut untuk mengekang keinginan makan. Selain itu, serat juga bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama.

Buah pisang bisa kamu nikmati sebagai sarapan sehat untuk diet secara langsung ataupun diiris sebagai topping oatmeal ataupun yogurt favoritmu. Kamu juga bisa menambahkan pisang untuk smoothie pagimu.

3. Smoothie

Smoothie merupakan cara cepat dan mudah untuk memperoleh dosis nutrisi harian yang terkonsentrasi. Selain itu, smoothie juga berfungsi sebagai sarapan sehat untuk diet yang nyaman dikonsumsi sekaligus bisa mempercepat penurunan berat badan.

Jika kamu mengisi smoothie dengan sayur dan buah rendah kalori, maka hal ini bisa meningkatkan asupan serat untuk tubuhmu. Hal inilah yang membantumu untuk merasa kenyang lebih lama.

Kamu perlu untuk berhati-hati memasukkan bahan-bahan yang sesuai untuk tujuan dietmu ke dalam smoothie. Untuk tujuan diet penurunan berat badan, kamu bisa memasukkan beberapa bahan berprotein tinggi, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Selain itu, masukkan juga sayuran dan buah yang tinggi serat dan rendah kalori.

4. Teh Hijau

Teh hijau merupakan salah satu bahan dasar menu sarapan sehat untuk diet yang telah dibuktikan manfaatnya. Teh ini telah dipelajari secara ekstensif untuk metabolisme dan kapasitas pembakaran lemaknya.

Ada beragam cara kreatif dan inovatif yang bisa kamu lakukan untuk mengonsumsi teh hijau. Kamu bisa mengonsumsi teh hijau dengan menambahkan perasan lemon di dalamnya. Kamu juga bisa mencampurkan jahe ataupun mint untuk memberikan sentuhan lezat pada sarapan sehat untuk diet ini.

5. Buah Beri

Varietas beri, seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry sangatlah padat nutrisi. Hal ini berarti varietas beri memiliki nutrisi yang lengkap, tapi tetap rendah kalori sehingga cocok untuk menu sarapan sehat untuk diet. Buah-buah ini kaya akan vitamin, mineral, dan kaya serat sehingga bisa mengurangi rasa lapar dan asupan makan.

Agar sarapan sehat untuk diet tetap terasa lezat dan tidak membosankan, kamu bisa menambahkan buah beri ke smoothie, oatmeal, hingga yogurt favoritmu. Kamu bisa mengonsumsinya di pagi hari untuk memperoleh manfaat penurunan berat badan.

Sumber:

https://www.healthline.com/nutrition/weight-loss-breakfast-foods

https://yoona.id/blog/12-rekomendasi-sarapan-sehat-untuk-diet-kamu-sukses/

Begini Cara Mengeluarkan Gumpalan Darah Setelah Melahirkan yang Aman

Setelah melahirkan wanita akan mengalami nifas selama kurang lebih 40 hari, selama periode itu tidak jarang juga keluar gumpalan-gumpalan seperti jeli atau agar-agar yang berasal dari pembekuan darah. Agar tuntas maksimal, cari tahu cara mengeluarkan gumpalan darah setelah melahirkan yang aman di sini!

Gumpalan Darah Setelah Melahirkan, Normalkah?

Sebelum mencari tahu cara mengeluarkan gumpalan darah setelah melahirkan, mari ketahui dulu apakah gumpalan darah ini normal atau tidak. 

Sekitar 6-8 minggu setelah wanita melahirkan, tubuh berada dalam fase penyembuhan. Tubuh biasanya mengalami pendarahan yang disebut dengan nifas. 

Perlu diketahui, jika tidak semua pendarahan setelah melahirkan berbentuk cair. Beberapa orang justru mengalami penggumpalan dengan ukuran cukup besar yang biasanya akan dikeluarkan cukup banyak pada 24 jam pertama setelah melahirkan. 

Pembekuan darah yang terlihat seperti agar-agar ini merupakan kondisi normal saat rahim berkontraksi dan mulai mengecil serta usaha untuk membuang jaringan dinding rahim setelah melahirkan. 

Gumpalan darah ini biasanya berasal dari jaringan yang rusak di dalam rahim dan saluran lahir setelah kamu melahirkan. 

Cara Mengeluarkan Gumpalan Darah Setelah Melahirkan 

Setelah melahirkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya darah nifas bisa keluar dengan lancar seperti berikut ini: 

1. Istirahat yang cukup 

Istirahat sangat dibutuhkan bagi ibu yang baru melahirkan terutama di minggu pertamanya. Selain istirahat dukungan dari orang terdekat seperti suami dan orang tua sangat dibutuhkan. Meski merawat bayi butuh banyak tenaga, coba usahakan dengan mengikuti pola bayi contohnya ikut tidur saat bayi tidur. 

2.Sering menyusui ASI pada bayi 

Sering menyusui ASI pada bayi memberikan banyak manfaat pada ibu baru melahirkan. Saat menyusui tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang bermanfaat untuk membantu mengecilkan rahim dan mencegah pendarahan termasuk di dalamnya membantu mengeluarkan darah nifas dengan lebih lancar. Jadi, bagi kamu yang baru melahirkan, usahakan untuk menyusui bayi secara langsung, ya. 

3.Perhatikan asupan nutrisi 

Ibu yang baru melahirkan membutuhkan asupan nutrisi ekstra untuk membantu proses pemulihan pasca persalinan. Pada masa ini asupan kalori kamu akan bertambah apalagi jika menyusui ASI. Kamu akan membutuh kalori sebanyak 2.300 – 2.500. 

Pilih makanan yang sehat dan bergizi seimbang setelah melahirkan, hindari makanan cepat saji dan makanan instan.  Beberapa jenis makanan yang baik untuk ibu pasca melahirkan di antaranya telur, buah-buahan, sayuran hijau, daging sapi tanpa lemak, kurma, susu, produk olahan susu, dan kacang-kacangan. 

4.Lakukan aktivitas semampunya

Melahirkan bukan berarti kamu harus bedrest total, supaya darah nifas bisa keluar dengan lancar usahakan untuk melakukan aktivitas semampunya. Jangan dipaksakan melakukan aktivitas berat, dianjurkan untuk sesekali melakukan olahraga ringan supaya otot tubuh tidak kaku. 

Hindari stres 

Stres setelah melahirkan yang tidak terkontrol bisa menyebabkan baby blues atau bahkan depresi. Selain itu stres juga bisa membuat aliran darah nifas terganggu. Disela-sela watu cobalah untuk melakukan me time, tingkatkan komunikasi dengan orang lain terutama pasangan, saat lelah jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain. 

Tanda dan Gejala Gumpalan Darah Abnormal 

Setelah mengetahui cara mengeluarkan gumpalan darah setelah melahirkan, selanjutnya hal yang harus kamu ketahui adalah tanda gumpalan darah setelah melahirkan yang abnormal yang perlu di waspadai. Nifas dengan gumpalan darah termasuk abnormal jika disertai dengan gejala, seperti:

  • Sesak nafas 
  • Nyeri pada dada 
  • Pusing kepala hingga pingsan 
  • Kulit terasa lembab atau dingin 
  • Ritme detak jantung lebih cepat dan tidak teratur 
  • Deep vein thrombosis (DVT) yang ditandai dengan gejala kemerahan, nyeri, bengkak, dan rasa hangat pada tungkai kaki 

Itulah dia beberapa informasi seputar cara mengeluarkan gumpalan darah setelah melahirkan yang aman serta tanda gumpalan darah abnormal selama nifas yang perlu di waspadai. Semoga bermanfaat, Bunda!

Darah yang Keluar Dari Rahim Wanita Setelah Melahirkan Disebut Apa?

Darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan disebut lokia atau nifas. Kondisi ini memang normal terjadi karena tubuh berusaha mengeluarkan sisa jaringan dan pembuluh darah selama proses kehamilan untuk membersihkan rahim.  Buat kamu yang penasaran dengan periode nifas, mari simak informasi lengkapnya berikut ini!

Mengenal Darah yang Keluar dari Rahim Setelah Melahirkan

Darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan disebut dengan nifas, darah yang keluar mirip seperti menstruasi namun berbeda dilihat dari jumlahnya yang keluar lebih banyak dan lebih berat. 

Keluarnya darah adalah kondisi yang normal dan pasti akan terjadi pada setiap wanita baik yang melahirkan secara normal maupun Caesar. Namun, biasanya darah nifas yang keluar pada wanita yang menjalani persalinan Caesar lebih sedikit dibanding persalinan normal. 

Darah nifas berasal dari pembuluh darah arteri dan vena yang ada di plasenta. Selama proses kehamilan, plasenta akan melekat pada dinding rahim dan berfungsi untuk memberi nutrisi dan suplai oksigen pada janin. 

Setelah melahirkan, plasenta akan lepas dari rahim yang menyebabkan pembuluh darah dinding rahim menjadi robek sehingga darah mulai membanjiri rahim setelah bayi dan ari-ari berhasil dilahirkan. 

Pendarahan akan berhenti setelah plasenta keluar, rahim akan berkontraksi dan pembuluh darah yang robek akan tertutup. Nifas biasanya terjadi selama 2-6 minggu. 

Perubahan Darah Nifas dari Awal sampai Akhir 

Kini kamu telah mengetahui bahwa darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan adalah nifas. Nah, nifas ini bisa terjadi selama beberapa minggu. Maka dari itu, yuk kenali perubahan volume dan warna darah nifas di bawah ini : 

  • Hari pertama 

Darah berwarna merah terang atau merah kecokelatan, karena nifas lebih banyak mengandung darah dibanding jaringan dari lapisan dinding rahim. 

  • Hari ke-2 sampai ke-6 

Tekstur darah nifas yang keluar lebih berair dengan warna coklat tua atau merah muda 

  • Hari ke-7 sampai ke-10 

Warna darah nifas coklat, merah muda, atau putih kekuningan. Hal ini dikarenakan darah nifas lebih banyak mengandung sel darah putih dan serpihan jaringan rahim. 

  • Hari ke-11 sampai ke-14 

Umumnya, warna darah nifas akan putih kekuningan, namun jika kamu aktif lagi, warna darah yang keluar bisa berubah kemerahan. 

  • Minggu ke-3 sampai ke-4 

Pada masa ini darah nifas masih keluar dengan warna putih kekuningan atau lebih pucat. 

  • Minggu ke-6 

Pada masa ini jumlah darah yang keluar sangat sedikit dan berwarna putih kekuningan, sesekali cairan bisa berubah warna menjadi merah muda atau kecokelatan setelah kamu melakukan aktivitas berat. 

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Selama Nifas 

Selama masa nifas kamu bisa menyediakan pembalut lebih banyak seperti halnya saat menstruasi. Pilih pembalut yang lembut supaya nyaman dipakai terlebih lagi jika ada luka bekas jahitan. 

Ganti pembalut secara rutin, selalu menjaga kebersihan Miss V dan rajin cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. 

Bersihkan juga area vagina dan perineum, yaitu bagian antara vagina dan anus untuk mencegah infeksi dan usahakan untuk mandi setidaknya 2x sehari. 

Kondisi Darah Nifas yang Dianggap Berbahaya 

Darah nifas bisa dianggap berbahaya apabila darah yang keluar tidak normal seperti berikut: 

  • Darah menimbulkan bau tidak sedap 
  • Darah yang keluar masih banyak dan berwarna terang meski sudah 4 hari setelah melahirkan dan banyak istirahat
  • Darah nifas yang keluar tiba-tiba jadi sangat banyak, dan kamu jadi harus mengganti pembalut dalam waktu 1 jam
  • Keluar gumpalan besar seukuran koin dari vagina 
  • Saat ditekan, perut bagian bawah terasa nyeri 
  • Ritme detak jantung jadi cepat dan tidak beraturan

Setelah kamu mengetahui bahwa darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan disebut dengan nifas, tentunya kamu tidak perlu khawatir. Namun, lain halnya jika kamu mengalami gejala darah nifas tidak normal, kamu perlu mengunjungi dokter kandungan sesegera mungkin untuk penanganan lebih baik.

Darah yang Keluar Dari Rahim Wanita Setelah Melahirkan Disebut Apa? 

Darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan disebut lokia atau nifas. Kondisi ini memang normal terjadi karena tubuh berusaha mengeluarkan sisa jaringan dan pembuluh darah selama proses kehamilan untuk membersihkan rahim.  Buat kamu yang penasaran dengan periode nifas, mari simak informasi lengkapnya berikut ini!

Mengenal Darah yang Keluar dari Rahim Setelah Melahirkan

Darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan disebut dengan nifas, darah yang keluar mirip seperti menstruasi namun berbeda dilihat dari jumlahnya yang keluar lebih banyak dan lebih berat. 

Keluarnya darah adalah kondisi yang normal dan pasti akan terjadi pada setiap wanita baik yang melahirkan secara normal maupun Caesar. Namun, biasanya darah nifas yang keluar pada wanita yang menjalani persalinan Caesar lebih sedikit dibanding persalinan normal. 

Darah nifas berasal dari pembuluh darah arteri dan vena yang ada di plasenta. Selama proses kehamilan, plasenta akan melekat pada dinding rahim dan berfungsi untuk memberi nutrisi dan suplai oksigen pada janin. 

Setelah melahirkan, plasenta akan lepas dari rahim yang menyebabkan pembuluh darah dinding rahim menjadi robek sehingga darah mulai membanjiri rahim setelah bayi dan ari-ari berhasil dilahirkan. 

Pendarahan akan berhenti setelah plasenta keluar, rahim akan berkontraksi dan pembuluh darah yang robek akan tertutup. Nifas biasanya terjadi selama 2-6 minggu. 

Perubahan Darah Nifas dari Awal sampai Akhir 

Kini kamu telah mengetahui bahwa darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan adalah nifas. Nah, nifas ini bisa terjadi selama beberapa minggu. Maka dari itu, yuk kenali perubahan volume dan warna darah nifas di bawah ini : 

1. Hari pertama 

Darah berwarna merah terang atau merah kecokelatan, karena nifas lebih banyak mengandung darah dibanding jaringan dari lapisan dinding rahim. 

  • Hari ke-2 sampai ke-6 

Tekstur darah nifas yang keluar lebih berair dengan warna coklat tua atau merah muda 

  • Hari ke-7 sampai ke-10 

Warna darah nifas coklat, merah muda, atau putih kekuningan. Hal ini dikarenakan darah nifas lebih banyak mengandung sel darah putih dan serpihan jaringan rahim. 

  • Hari ke-11 sampai ke-14 

Umumnya, warna darah nifas akan putih kekuningan, namun jika kamu aktif lagi, warna darah yang keluar bisa berubah kemerahan. 

  • Minggu ke-3 sampai ke-4 

Pada masa ini darah nifas masih keluar dengan warna putih kekuningan atau lebih pucat. 

  • Minggu ke-6 

Pada masa ini jumlah darah yang keluar sangat sedikit dan berwarna putih kekuningan, sesekali cairan bisa berubah warna menjadi merah muda atau kecokelatan setelah kamu melakukan aktivitas berat. 

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Selama Nifas 

Selama masa nifas kamu bisa menyediakan pembalut lebih banyak seperti halnya saat menstruasi. Pilih pembalut yang lembut supaya nyaman dipakai terlebih lagi jika ada luka bekas jahitan. 

Ganti pembalut secara rutin, selalu menjaga kebersihan Miss V dan rajin cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. 

Bersihkan juga area vagina dan perineum, yaitu bagian antara vagina dan anus untuk mencegah infeksi dan usahakan untuk mandi setidaknya 2x sehari. 

Kondisi Darah Nifas yang Dianggap Berbahaya 

Darah nifas bisa dianggap berbahaya apabila darah yang keluar tidak normal seperti berikut: 

  • Darah menimbulkan bau tidak sedap 
  • Darah yang keluar masih banyak dan berwarna terang meski sudah 4 hari setelah melahirkan dan banyak istirahat
  • Darah nifas yang keluar tiba-tiba jadi sangat banyak, dan kamu jadi harus mengganti pembalut dalam waktu 1 jam
  • Keluar gumpalan besar seukuran koin dari vagina 
  • Saat ditekan, perut bagian bawah terasa nyeri 
  • Ritme detak jantung jadi cepat dan tidak beraturan

Setelah kamu mengetahui bahwa darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan disebut dengan nifas, tentunya kamu tidak perlu khawatir. Namun, lain halnya jika kamu mengalami gejala darah nifas tidak normal, kamu perlu mengunjungi dokter kandungan sesegera mungkin untuk penanganan lebih baik.

Kenapa Menstruasi Sedikit? Simak Penjelasannya di Sini!

Terkadang, wanita mengalami menstruasi yang sedikit. Kenapa menstruasi sedikit dan apa saja penyebabnya? Artikel ini akan membahas kenapa menstruasi sedikit dan beberapa hal yang perlu kamu ketahui informasinya. Simak sampai akhir, ya!

Penyebab Menstruasi Sedikit

Pada dasarnya, menstruasi yang lebih ringan (darah yang keluar tidak banyak) dari biasanya seringkali tidak perlu dikhawatirkan. Beberapa orang sering mengalami aliran menstruasi yang bervariasi dari bulan ke bulan. Bisa jadi, beberapa bulan hanya lebih ringan daripada bulan yang lain.

Hal yang sering membuat wanita bertanya-tanya adalah kenapa menstruasi sedikit dan apa penyebab yang melatarbelakanginya. Faktanya, setiap wanita mengalami menstruasi ringan dengan penyebab yang beragam. Namun, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kenapa menstruasi sedikit. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya.

1. Kurangnya Ovulasi

Terkadang, seseorang bisa mengalami aliran menstruasi yang sedikit dan tidak teratur karena tubuhnya tidak mengeluarkan sel telur. Kondisi ini dikenal sebagai anovulasi dan bisa menyebabkan menstruasi yang tidak teratur dan lebih sedikit.

2. Usia

Aliran menstruasi pada seseorang dapat bervariasi sepanjang hidupnya. Misalnya, ketika seseorang pertama kali mengalami menstruasi, alirannya biasanya lebih ringan dan hanya berupa bercak. Aliran tersebut dapat menjadi lebih teratur ketika seseorang berusia 20-30 tahun.

Akan tetapi, pada akhir usia 30-40 tahun-an, wanita mungkin mengalami aliran menstruasi yang lebih berat dan lebih pendek. Beberapa orang mungkin juga tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan.

3. Perubahan Berat Badan

Orang yang kekurangan berat badan atau kehilangan banyak berat badan dengan cepat mungkin dapat mengalami menstruasi yang lebih sedikit. Perubahan ini terjadi karena lemak di tubuh mereka terlalu rendah dan menghentikan ovulasi, sehingga menjadi penyebab umum kenapa menstruasi sedikit.

4. Kondisi Medis

Ada kondisi medis tertentu yang menjadi jawaban atas pertanyaan kenapa menstruasi sedikit. Kondisi medis tertentu yang bisa memengaruhi hormon seseorang juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Beberapa kondisi tersebut dapat berupa disfungsi tiroid, PCOS, perimenopause, dan lain sebagainya.

5.Gejala

Setelah mengetahui kenapa menstruasi sedikit, kamu mungkin ingin mengetahui apa saja gejala menstruasi sedikit pada seseorang. Ada beberapa gejala umum yang dialami seseorang yang mengalami menstruasi sedikit.

Beberapa gejalanya adalah menstruasi dengan durasi yang lebih pendek dari biasanya, lebih jarang mengganti pembalut dari biasanya, dan tidak ada aliran deras yang biasa untuk 1-2 hari pertama menstruasi.

Selain itu, wanita yang mengalami menstruasi sedikit mungkin juga mengalami pendarahan yang menyerupai bercak selama beberapa hari alih-alih aliran menstruasi yang stabil. Wanita mungkin juga tidak terlalu mengalami gejala sindrom pramenstruasi, seperti nyeri punggung, kram rahim, dan lain-lain.

Cara Mengobati Menstruasi

Menstruasi yang ringan atau sedikit mungkin bisa disebabkan oleh salah satu faktor di atas. Kondisi ini mungkin bisa terjadi sekali atau beberapa kali dalam siklus menstruasi seseorang. Jika menstruasi sedikit tersebut terus berlanjut dan kamu mengalami gejala yang mengganggu, maka kamu perlu untuk segera mengunjungi dokter.

Dokter akan mendiskusikan kemungkinan penyebab utama kenapa menstruasi sedikit. Kamu mungkin juga akan dianalisis dan diuji dengan teknik kesehatan tertentu untuk menentukan rencana perawatan yang tepat.

Sama seperti dengan kondisi kesehatan lainnya, kamu perlu untuk memeriksakan diri dan mengkonsultasikan kondisi-kondisi khusus kepada dokter dan ahli kesehatan. Dalam hal menstruasi yang sedikit kamu perlu untuk mengkonsultasikan kepada dokter agar mengetahui penyebab pasti kenapa menstruasi sedikit dan menjalani perawatannya.

Mengenal Self Harm dan Cara Mengatasinya

Belakangan ini, istilah self harm sering disebut di platform media sosial. Ada banyak hal yang melatarbelakangi seseorang untuk melakukan tindakan tersebut. Mari mengenal lebih jauh tentang self harm di artikel ini.

Definisi

Tindakan self harm atau diartikan sebagai tindakan menyakiti diri sendiri dengan cara melukai diri sebagai cara untuk menghadapi perasaan yang sangat sulit dan situasi yang menyedihkan. Selain itu, ada beberapa orang yang melakukan tindakan ini untuk menghadapi kenangan yang sangat menyakitkan

Sebagian orang menggambarkan self harm sebagai cara untuk mengungkapkan sesuatu yang dulit untuk diungkapkan melalui kata-kata dan sebagai sarana untuk mengubah rasa sakit emosional menjadi rasa sakit fisik. Selain itu, tindakan menyakiti diri juga dilakukan beberapa orang untuk menghukum diri sendiri atas pengalaman menyakitkan yang dialami.

Penyebab

Tidak ada penyebab pasti tentang mengapa seseorang berani untuk melukai diri sendiri. Penyebabnya akan sangat berbeda pada setiap orang. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tindakan menyakiti diri sendiri dapat menjadi cara seseorang untuk menghadapi pengalaman dan kondisi menyakitkan tertentu.

Pengalaman menyedihkan dan kondisi yang sulit tersebut dapat berupa tekanan di lingkungan sekolah atau tempat kerja, intimidasi dari orang lain, kekhawatiran soal keuangan, kehilangan seseorang, dan kehilangan pekerjaan. Ada juga yang melakukan self harm karena trauma akibat pelecehan fisik, seksual, ataupun emosional.

Seseorang juga dapat melakukan tindakan melukai diri sendiri akibat memiliki penyakit atau masalah kesehatan. Selain itu, kondisi depresi, rasa cemas berlebihan, dan tingkat kepercayaan diri yang rendah juga dapat menyebabkan seseorang untuk menyakiti atau melukai diri sendiri.

Mengenal Self Harm dan Cara Mengatasinya

Apabila kamu melakukan tindakan self harm dan berencana untuk menghentikan kebiasaan tersebut, beberapa hal ini mungkin dapat membantumu untuk keluar dari kebiasaan tersebut. Simak, ya!

1. Pahami Pola

Kamu perlu untuk memahami pola menyakiti diri sendiri. Hal ini akan membantumu untuk mengetahui apa yang mendorongmu untuk melukai diri sendiri dan mengenali kapan dorongan untuk melakukan hal tersebut muncul.

Kamu bisa mulai mengenali pemicu yang memberi kamu dorongan untuk menyakiti diri sendiri. Pemicu (trigger) tersebut dapat berupa situasi buruk, orang, sensasi, pikiran, dan perasaan tertentu.

Apabila kamu sudah mulai memahami pemicu dan tanda-tanda ingin melakukan self harm, kamu bisa mencegahnya dengan melakukan kegiatan positif lain. Distraksi positif ini membantu sebagian orang untuk menghentikan kebiasaan melukai diri sendiri secara bertahap.

2. Cari Distraksi Positif

Sama halnya dengan penjelasan sebelumnya, distraksi positif akan membantumu untuk menghilangkan kebiasaan menyakiti diti sendiri. Setiap orang memiliki distraksinya sendiri-sendiri. Oleh karena itu, kamu juga bisa mulai menemukan distraksi positif yang cocok untukmu.

Beberapa saran distraksi yang bisa kamu lakukan ketika mengalami perasaan ingin menyakiti diri sendiri adalah olahraga, menari, dan merobek-robek kertas tak terpakai ketika mengalami frustrasi hebat. Ketika kamu merasa sedih dan takut, kamu bisa memakai selimut, bermain dengan hewan peliharaan, dan membiarkan dirimu menangis hingga tertidur.

Apabila kamu merasa membenci dirimu sendiri dan ingin menghukum diri, kamu bisa melakukan beberapa hal ini untuk mendistraksi hal-hal tersebut. Tulislah hal-hal yang membuatmu merasa bangga dengan dirimu sendiri, luapkan rasa bencimu melalui olahraga, dan kamu juga bisa mengekspresikan diri dengan menciptakan karya, seperti puisi dan lagu.

Self harm akan sangat mengancam kehidupan seseorang, khususnya apabila dilakukan secara terus menerus. Oleh karena itu, kenali tanda-tanda ingin self harm dengan baik dan temukan distraksi positif terbaik untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Ketahui Pentingnya Fungsi Bronkiolus Pada Sistem Pernapasan

Bronkiolus merupakan bagian kecil dalam paru-paru dan merupakan salah satu bagian penting dalam sistem pernapasan manusia adalah bronkiolus. Sebelum mengetahui fungsi bronkiolus, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai sistem pernapasan manusia.

Dalam pernapasan, setelah udara masuk melalui hidung, kemudian udara akan melewati berbagai organ pernapasan atas lalu turun menuju paru-paru. Organ yang menghubungkan saluran atas dan bawah disebut trakea atau batang tenggorokan yang berbentuk seperti huruf ‘Y’ terbalik.

Cabang trakea tersebut disebut bronkus yang berjumlah dua, kemudian masing-masing akan masuk ke paru-paru kanan dan kiri. Bronkus memiliki cabang-cabang kecil, percabangan itulah yang disebut sebagai bronkiolus.

Struktur Bronkiolus

Bronkiolus memiliki ukuran yang kecil, sekitar 0.3 mm – 1 mm dan merupakan organ pernapasan bagian bawah. Terdapat tiga macam bronkiolus dalam paru-paru, yaitu:

  1. Bronkiolus lobular, merupakan saluran besar yang memasuki lobus paru-paru pertama kali
  2. Bronkiolus respiratori, bagian yang mengantarkan udara menuju alveolus
  3. Bronkiolus terminal, terdapat 50-80 saluran kecil sebagai tempat transit udara

Berikut adalah struktur bronkiolus yang perlu kamu ketahui:

  • Elastin

Organ bronkiolus sangat bergantung pada kumpulan serat protein yang disebut elastin. Elastin berfungsi mempertahankan bentuk bronkiolus supaya tetap berada dalam jaringan paru-paru.

  • Lamina dan propria

Lamina dan propria merupakan lapisan tipis yang dikelilingi lapisan otot polos. Cara kerja lapisan ini yaitu berkontraksi ketika aliran darah berkurang , kemudian akan melebar ketika aliran darah meningkat.

  • Silia

Silia merupakan lapisan pada dinding bronkiolus yang berbentuk tonjolan kecil seperti jari. Silia adalah organ sel yang berfungsi mengeluarkan mikroba atau partikel kecil yang mengganggu saluran udara. Kepadatan silia dapat berkurang jika bronkiolus semakin bercabang dan ukurannya semakin kecil.

  • Sel klub

Lapisan sel klub berfungsi mengeluarkan surfaktan. Surfaktan merupakan senyawa yang dapat mengurangi tegangan permukaan pada saluran pernapasan. Sel klub juga berfungsi sebagai sekresi enzim untuk memecah debris dan iritan sehingga dapat segera keluar dari paru-paru.

Fungsi Bronkiolus pada Sistem Pernapasan Manusia

Berikut adalah beberapa fungsi bronkiolus yang harus kamu ketahui:

  • Membawa udara kaya oksigen menuju kantung udara (alveolus)
  • Mendorong keluar udara yang berisi karbondioksida dari paru-paru
  • Memastikan udara yang kaya oksigen telah dialirkan ke dalam tubuh secara optimal

Terdapat otot polos yang mengelilingi bronkiolus yang dapat menyempitkan dan melebarkan saluran udara sehingga dapat membantu mendapatkan jumlah oksigen yang tepat ke dalam darah.

Gangguan pada Fungsi Bronkiolus

Bronkiolus juga dapat mengalami berbagai kondisi dan gangguan seperti organ paru-paru lainnya yang dapat memicu penyakit pernapasan, berikut diantaranya:

  • Bronkokonstriksi

Dalam bronkiolus terdapat jaringan otot halus yang memungkinkan untuk terbuka dan tertutup sesuai kebutuhan dan rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, bagian ini dapat berkontraksi terlalu kencang pada kondisi tertentu. 

Pada kasus tertentu, saluran napas ini dapat menyempit secara permanen. Kondisi inilah yang disebut bronkokonstriksi, yaitu penyempitan saluran pernapasan yang dapat memicu kesulitan bernapas. Faktor yang memicu bronkokonstriksi adalah asap rokok, udara dingin, asap beracun hingga alergi.

  • Bronkiolitis

Merupakan peradangan pada bronkiolus yang sering terjadi pada anak usia 3-6 bulan. Kemunculan gangguan ini dapat terjadi karena virus, salah satunya adalah virus influenza.

Yang perlu dilakukan untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan meredakan gejalanya. Pada kondisi yang sudah parah, perlu pemberian alat bantu napas.

  • Asma

Alergen atau alergi udara merupakan penyebab paling umum munculnya asma. Ketika alergen masuk bronkiolus, sel pertahanan tubuh akan mengeluarkan zat. Hal ini dapat membuat jaringan otot halus menyempit sehingga dapat mencegah alergen masuk jauh lebih dalam. Namun, penyempitan inilah yang dapat menyebabkan munculnya sesak napas.

Itulah struktur, gangguan dan fungsi bronkiolus yang harus kamu ketahui. Supaya sistem pernapasan dapat bekerja dengan baik, pastikan untuk selalu menjaga paru-paru dari sesuatu yang beberahaya, salah satunya asap rokok.

Kenali Fungsi Tulang Pergelangan Tangan Manusia

Pergelangan tangan memiliki peran penting dalam melakukan berbagai aktivitas. Pada pergelangan tangan terdapat tulang dan otot yang dapat membuatmu bergerak secara leluasa.  Lalu, apa fungsi tulang pergelangan tangan manusia dan bagaimana struktur tulang pergelangan tangan? Berikut ulasan lengkapnya.

Struktur Tulang Pergerakan Tangan

Pergelangan tangan terdiri dari 8 tulang berukuran kecil yang disebut tulang karpal. Tulang-tulang ini kemudian dihubungkan dengan tulang-tulang panjang pada lengan bawah, yaitu tulang radius dan tulang ulna.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai 8 tulang karpal:

1.Tulang scaphoid

Tulang ini berbentuk seperti kapal berukuran panjang yang terletak di bagian bawah ibu jari. Fungsi tulang ini adalah menjaga stabilitas dan dan pergerakan pergelangan tangan

2. Tulang lunatum

Tulang lunatum memiliki bentuk seperti bulan sabit dan terletak di samping tulang scaphoid. Tulang ini berfungsi membentuk permukaan distal artikular pada sendi radiocarpal bersama tulang scaphoid dan triquentrum.

3. Tulang triquetrum

Tulang ini berbentuk segitiga mirip piramida yang terletak di bagian bawah bawah tulang hamatum. Pada barisan proksimal dalam tulang karpal, triquetrum berada di bagian tengah. Tulang triquetrum memiliki fungsi sama seperti tulang lunatum.

4. Tulang pisiform

Tulang ini juga terletak di barisan proksimal pada pergelangan tangan. Tulang ini juga bisa disebut sebagai tulang sesamoid yang berada di tendon fleksor karpi ulnaris.

5.Tulang trapezium

Tulang ini termasuk dalam barisan distal dan terletak di antara tulang scaphoid dan metakarpal I. tulang ini berbatasan dengan metakarpal ibu jari dan jari telunjuk. Sedangkan di bagian tengah tulang ini berdekatan dengan tulang trapezoid dan di bagian bawah dengan tulang scaphoid.

6.Tulang trapezoid

Tulang ini berukuran paling kecil dan terletak antara tulang trapezium dan tulang capitate. Tulang trapezoid dikenal sebagai multangular bersama dengan tulang trapezium.

7.Tulang kapitatum

Kapitatum merupakan tulang yang paling besar dan terletak di tengah barisan distal serta berbentuk seperti kepala. Karena posisinya di bagian tengah membuat tulang ini hampir tidak mungkin mengalami fraktur atau patah.

8.Tulang hamatum

Tulang ini terletak di bagian bawah tulang jari kelingking. Tulang hamatum memiliki fungsi membentuk sendi pergelangan tangan seperti tulang yang lainnya.

Fungsi Tulang Pergelangan Tangan

Tulang pergelangan tangan termasuk dalam sendi geser, yaitu sendi yang paling sering digunakan manusia. Berikut adalah fungsi tulang pergelangan tangan yang harus kamu ketahui:

  1. Membantu pergerakan pergelangan tangan

Tulang pergelangan tangan membuat kamu dapat leluasa menggerakkan pergelangan tangan dalam aktivitas sehari-hari. tulang-tulang pada pergelangan tangan memudahkanmu menggerakkannya ke berbagai arah secara fleksibel. Oleh karena itu, sangat penting menjaga tulang pergelangan tangan supaya tidak cidera.

2. Membantu pergerakan jari

Selain menggerakkan pergelangan tangan secara fleksibel, fungsi tulang pergelangan tangan selanjutnya adalah membantu pergerakan jari-jari tangan. Dengan adanya tulang pergelangan tangan, jari-jari kamu dapat bergerak lebih lentur dalam melakukan bebagai aktivitas.

3.Penghubung tulang lengan bawah dengan tulang jari

Tulang karpal pergelangan tangan terletak di antara tulang lengan bawah, yaitu tulang radius dan tulang ulna dengan tulang pada jari-jari tangan. Jadi tulang pergelangan tangan berfungsi sebagia penghubung antara tulang lengan bawah dengan tulang jari tangan.

4.Tempat melekatnya jaringan tubuh pada tangan

Fungsi selanjutnya adakah sebagai tempat melekatnya jaringan halus pada pergelangan tangan. Tulang karpal membentuk persendian pergelangan tangan, dimana bebera jaringan halus, seperti ligament, otot dan tendon melekat pada tulang-tulang ini.

Jaringan-jaringan tersebut melekat pada tulang karpal yang menyatu pada persendian pergelangan tangan dan membantu pergerakan tangan sehingga menjadi lebih flesibel.

Itulah informasi mengenai struktur dan fungsi tulang pergelangan tangan yang harus kamu ketahui. Karena pergelangan tangan memiliki peran penting dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sangat penting untuk menjaga supaya tulang tetap sehat dan terhindar dari cidera.

Apa Saja Fungsi Nukleus dan Bagian-bagiannya?

Salah satu bagian penting dalam sel tubuh manusia adalah nukleus. Fungsi nukleus sangat vital sehingga sering kali disamakan seperti otak yang mampu mengontrol seluruh aktivitas tubuh. Hanya bedanya, nukleus mengontrol sel.

Apakah kamu ingin tahu lebih lanjut tentang fungsi nukleus? Jika iya, kamu bisa membaca artikel ini. Bukan hanya fungsinya saja, kamu juga bisa mengetahui bagian-bagian nukleus melalui artikel ini, lho. Silakan membaca!

Apa Itu Nukleus?

Nukleus dikenal juga dengan sebutan inti sel. Nukleus merupakan organ terbesar dalam sel yang ada di setiap sel tubuh manusia, kecuali sel darah merah dan beberapa sel lainnya.

Nukleus adalah salah satu bagian sel yang memiliki fungsi paling vital atau paling penting. Nukleus berperan dalam pembelahan sel, replikasi DNA, transkripsi, hingga metabolisme sel. Saking pentingnya, sekitar 25 persen volume sel diisi oleh nukleus.

Fungsi Nukleus

Nukleus adalah bagian sel yang sangat vital. Fungsinya mirip seperti otak yang menjadi pusat informasi dan kendali aktivitas tubuh. Jika otak mengontrol tubuh, maka nukleus mengontrol sel.

Fungsi nukleus adalah sebagai berikut:

  • Mengontrol pertumbuhan dan pembelahan sel.
  • Memproduksi ribosom.
  • Tempat DNA melakukan replikasi.
  • Tempat terjadinya transkripsi atau pembentukan RNA.
  • Mengendalikan metabolisme sel dengan melakukan sintesis berbagai enzim. Metabolisme sel bisa terjadi karena adanya proses yang menghasilkan protein.
  • Menyimpan informasi genetik dalam bentuk DNA. Hal ini memungkinkan karena membran inti pada nukleus bisa mempertahankan DNA yang terdapat di dalamnya.

Bagian-bagian Nukleus

Nukleus bisa melakukan fungsi nukleus berkat banyak bagian-bagian yang bermanfaat di dalamnya. Bagian-bagian nukleus tersebut adalah:

1.Membran Inti

Nukleus dibungkus oleh selaput yang disebut dengan membran inti. Bagian sel ini memiliki pori-pori atau celah kecil sebagai tempat molekul keluar masuk.

Tak hanya menjadi tempat keluar masuk molekul, membran inti juga berfungsi sebagai pelindung nukleus dan pemisah inti sel dengan sitoplasma.

Membran inti terdiri atas tiga bagian, yaitu:

  • Membran dalam, yaitu bagian membran inti paling dalam.
  • Membran luar, yaitu bagian membran yang berhubungan langsung pada retikulum endoplasma kasar.
  • Ruang perinuklear, yaitu ruangan yang terletak di antara membran dalam dan membran luar.

2.Nukleolus

Nukleolus adalah bagian dalam nukleus yang sering disebut dengan anak inti. Nukleolus memiliki bentuk padat, bulat, dan berwarna gelap. Bagian nukleus yang satu ini tidak memiliki membran atau selaput pelindung di bagian luar.

Nukleolus terdiri atas DNA, orthosfatm, phosphoprotein, dan beberapa enzim. Bagian nukleus ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam produksi ribosom. Ribosom itu sendiri berguna sebagai tempat pembentukan protein dalam sel.

  1. Nukleoplasma

Nukleoplasma adalah cairan kental dan transparan dalam nukleus yang terdiri atas protein, air, ion, enzim, dan asam inti. Selain itu, nukleoplasma juga memiliki kromatin atau benang-benang yang bisa menyerap warna. Fungsi kromatin sangat penting dalam pembelahan sel.

Nukleoplasma berperan dalam tempat pengolahan enzim. Selain itu, nukleoplasma juga memiliki karioplasma yang mampu menjaga bentuk dan struktur nukleus.

  1. Kromosom

Kromosom merupakan benang halus yang terdapat di nukleus. Kromosom berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi genetik karena kromosom berisi kumpulan DNA.

DNA pada kromosom dikombinasikan dengan protein agar dapat berfungsi dengan baik. Istilah untuk kombinasi DNA dengan protein tersebut adalah kromatin.

Nah, itulah dia beragam fungsi nukleus yang tentunya tidak boleh ketinggalan untuk kamu ketahui. Ini karena nukleus memiliki peran yang sangat penting, mulai dari replikasi DNA, transkripsi, hingga mengontrol pembelahan dan metabolisme sel.

Bukan hanya fungsi-fungsi nukleus saja yang kamu pelajari melalui artikel di atas. Ada pula bagian-bagian nukleus yang terdiri atas membran inti, nukleolus, nukleoplasma, dan kromosom.

Merendam Kaki dengan Air Garam Ternyata Bermanfaat

Merendam kaki dengan air garam biasa dilakukan orang banyak untuk menghilangkan rasa sakit pada kaki. Biasanya, orang-orang akan menggunakan garam Epsom untuk merendam kaki.

Garam Epsom adalah garam yang terdiri atas dua komponen, yaitu magnesium sulfat dan oksigen. Garam ini berbeda dengan garam dapur yang kamu gunakan sehari-hari, karena garam dapur terdiri atas natrium dan klorida.

Bukan hanya bisa menghilangkan sakit, menggunakan garam Epsom sebagai campuran rendaman kaki juga ternyata memiliki segudang manfaat lain, lho. Apa saja? Kamu akan menemukan jawabannya di artikel ini!

Manfaat Merendam Kaki dengan Air Garam Epsom

Banyak orang merendam kakinya di air garam Epsom karena yakin akan manfaat yang akan diterima. Manfaat apa saja itu? Ini dia:

  1. Menghilangkan bau kaki

Bau kaki adalah hal yang wajar. Kaki bisa bau karena kamu berkeringat atau ada bakteri di kaki.

Meski normal, bau kaki tentu menganggu. Untuk mengatasinya, kamu bisa merendam kaki menggunakan air garam Epsom.

Ketika kamu merendam kaki, kakimu akan bersih dan terhindar dari bau.

  1. Mengeksfoliasi kaki

Tak hanya wajah, kaki juga butuh eksfoliasi. Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati.

Garam Epsom memiliki butiran yang berbentuk seperti kristal. Sehingga saat kamu merendam kaki dengan garam ini, kamu sekaligus melakukan eksfoliasi. Kakimu akan menjadi lebih halus.

  1. Mengatasi sakit kaki

Jika kakimu sering terasa sakit, kamu bisa mulai merendam kaki dalam air garam.

Sebab, ternyata merendam kaki bisa mengurangi rasa sakit pada kaki karena berjalan atau berlari terlalu jauh.

  1. Meredakan inflamasi

Garam Epsom mengandung magnesium. Ketika kamu merendam kaki dengan air garam ini, magnesium tersebut akan ikut terserap ke dalam tubuh.

Masuknya magnesium bisa meningkatkan kadar mineral dalam tubuh dan mengurangi inflamasi. Selanjutnya, berkurangnya inflamasi bisa meredakan rasa sakit karena artritis.

  1. Mengatasi infeksi jamur

Penggunaan garam Epsom untuk merendam kaki juga bisa mengatasi infeksi jamur. Garam Epsom bisa mengeluarkan infeksi dan melembutkan kulit untuk mendorong efek penyembuhan infeksi dari dokter.

Namun, sebelum kamu menggunakan cara ini untuk mengatasi infeksi jamur, konsultasikan dulu dengan dokter. Sebab, ada beberapa infeksi yang justru bisa menjadi luka atau bertambah parah karena air garam.

Cara Merendam Kaki dengan Air Garam Epsom

Sebelumnya, kamu sudah tahu manfaat merendam kaki dengan air garam Epsom. Nah, apakah sekarang kamu jadi tertarik untuk merendam kakimu?

Jika iya, inilah langkah yang dapat kamu lakukan untuk merendam kaki di air garam Epsom.

  1. Isi air hangat pada bak atau baskom hingga telapak kakimu bisa terkena air seluruhnya.
  2. Tambahkan setengah atau tiga per empat gelas berisi garam Epsom ke dalam air.
  3. Kamu juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti lavender, peppermint, atau eucalyptus jika ingin merendam kaki di air yang wangi.
  4. Masukkan kaki ke dalam air. Lakukan hal ini selama 20 hingga 30 menit.
  5. Keringkan kaki ketika waktu merendam kaki selesai.
  6. Gunakan pelembab setelah merendam kaki di air garam Epsom, sebab air garam bisa membuat kulit kering.
  7. Jika terjadi iritasi, segera hubungi dokter.

Nah, itulah dia manfaat merendam kaki dengan air garam dan cara melakukannya. Semoga ulasan ini bermanfaat untukmu.

Apakah kamu akan mempraktekkannya setelah ini? Jika iya, semoga manfaat merendam kaki dengan air garam bisa kamu rasakan, ya. 

Namun, jangan sampai memaksakan diri. Jika ternyata kulitmu mengalami sakit atau iritasi setelah merendam kaki, jangan segan untuk segera menghubungi dokter.